Sekolahku Penuh Potensi

RHD.  Romanglasa salah satu kampung lama di Bontonompo, teretak di bagia barat ibukota kecamatan Tamallayang.  Romanglasa secara etimologi berasal dari dua kata romang dan lasa keduanya bahasa Makassar. Romang bermakna hutan sedangkan lasa bermakna lansat, sehingga jika diartikan secara harfiah makna kampung ini hutan atau rumpun lansat.  Dengan demikian Romanglasa merupakan salah satu kampung yang namanya diabadikan dari nama tumbuhan.

Romanglasa kini merupkan salah satu desa dari 167 desa di kabupaten Gowa masuk satu dari 14 desa yang ada di kecamatan Bontonompo.  Sejak tiga tahun lalu Rumah Hijau Denassa (RHD) mengagendakan kegiatan bersama warga di kampung ini. Interaksi relawan RHD dengan warga Romanglasa berlansung sejak tahun 2009 lalu, ketika The Gowa Center (TGC) pertama kali melaksanakan kegiatan di SDN Romanglasa, untuk penjajakan program pendidikan.

SDN Romanglasa keudian menjadi salah satu mitra TGC dalam program Pendidikan Partisipatif menuju Pendidikan Berkualitas di Kabupaten Gowa dengan beragam kegiatan yang mendorong sinergi warga dan sekolah. Kegiatan ini juga mengidentifikasi potensi sekolah untuk pengembangan pembelajaran dan interaksi proses belajar mengajar dengan warga sekitar.

Dalam catatan TGC, potensi sumber daya sekitar sekolah yang dapat dioptimalkan sebagai media transformasi pengetahuan, nilai, pemuliaan dan pelestarian tradisi, dan hal baik lainnya yakni keberadaan hamparan sawah di depan sekolah.

SDN Romanglasa satu-satunya sekolah di kecamatan Bontonompo dimana separuh halamannya sawah milik sekolah. Potensi ini kemudiaan diangkat RHD sebagai tema dalam kegiatan belajar sambil bermain dan mengenal plasma nutfah melalui Outing Class (OC). Halaman Sekolahku penuh Potensi, merupakan tema kegiatan kali ini.

Outing Class Rumah Hijau Denassa (RHD) bersama peserta didik SDN Romanglasa (08/09/2015)

Outing Class Rumah Hijau Denassa (RHD) bersama peserta didik SDN Romanglasa (08/09/2015) Foto: Ardiansyah/RHD.

Outing kali ini pun berbeda dari beberapa pelaksanaan kegiatan sebelumnya, karena dilaksanakan dalam waktu belajar seperti halnya dilaksanakan di SDN Jatie, kabupaten Sinjai. OC saat waktu belajar juga dilaksanakan pada pelaksanaan OC kedua Juni 2011 silam di RHD. Seperti diketahui Outing RHD empat tahun terakhir lebih sering dilaksanakan pagi hingga siang di hari Ahad atau hari libur.

Tim RHD yang mendampingi pelaksanaan kegiatan selain saya jga hadir Ardiansyah, mahasiswa Institut Sain dan Teknologi Bandung yang sedang pulkam liburan. OC  diikuti 120-an peserta didik dari kelas I-VI, kegiatan berlanagsung sejak pukul 06.30 hingga pukul 09.00 wita. Kami menemui peserta yang sebagian telah berkumpul sejak pukul 06.15 wita dihalaman sekolah. Mereka kemudian diajak bermain sebelum belajar di halaman, sebelum meneliti dan belajar plasma nutfah di hamparan persawahan depan sekolah.

Sebagian warga di Romanglasa tahun ini menanam padi hingga tiga kali,  lokasi yang ditanami termasuk hamparan sawah depan sekolah sehingga persawahan tampak mulai hijau  dengan padi usia tanam tujuh hinggga 10 hari. Hamparan persawahan yang membentang dari selatan ke utara di depan sekolah ini, menjadi sangat menarik sebagai bahan ajar, karena sebagian besar persawahan di selatan kota Sungguminasa, ibukota kabupaten Gowa, saat ini sedang ditanami palawija.

Hewan dan tumbuhan apa saja yang hidup pada diperswahan yang ditanami padi untuk yang ketiga kalinya dan ketika sawah lain dianami palawija? Setelah ratusan peserta berkeliling di sekitar 12 petak sawah, ditemukan tanaman beberapa batang apu-apu, beberapa potong kangkung liar, beberapa cangkang keong yang telah mati. Jumlah hewan dan tumbuhan ini akan lebih mudah ditemukan dan banyak dimusim tanam gadu atau musim hujan. Beberapa peserta menulis tanaman dan hewan yang ditemui;  bangau, mahluk-mahluk kecil di air, bebek,  ada juga yang menulis ular air.

Setelah berkeliling sawah peserta menuliskan pengalaman OC di halaman sekolah.  Kegiatan diakhiri dengan acara  makan bersama di halaman. Pengalaman makan bersama di halaman telah menjadi perbincangan seru diantara mereka, sebab sebelumnya mereka belum pernah merasakan pengalaman ini.

Darmawan Denassa, bersama peserta Outing Class Rumah Hijau Denassa (RHD) di SDN Romanglasa (08/09/2015)

Penulis memberikan materi interaksi untuk habt jujur pada a peserta di halaman sekolah (08/09/2015)

 

OC Rumah Hijau Denassa selanjutnya akan berlangsung di Bontorannu, kelurahan Bontonompo bersama peserta didik SDI Bontorannu dan SDN Kokoa yang ada di desa Bontobiraeng. (Darmawan Denassa)

There are no comments yet, add one below.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*