{"id":1398,"date":"2014-05-08T14:53:17","date_gmt":"2014-05-08T14:53:17","guid":{"rendered":"https:\/\/rumahhijaudenassa.fasttrack.co.id\/?p=1398"},"modified":"2014-05-17T14:48:24","modified_gmt":"2014-05-17T14:48:24","slug":"belajar-menenun-di-rhd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/?p=1398","title":{"rendered":"Belajar Menenun di RHD"},"content":{"rendered":"<div>\n<div>\n<div>RHD. \u00a0Menenun mengajarkan fokus, sabar, teliti, dan kreatif \u00a0khususnya dalam mengatur corak sehingga puluhan tahun silam menenun menjadi salah satu media budaya yang digunakan dalam membentuk karakter. \u00a0Membuat alat tenun lazimnya\u00a0dilakukan laki-laki, sedangkan\u00a0dalam proses menenun dilakukan perempuan.\u00a0\u00a0Sayang, saat ini sudah sangat jarang ditemukan warga yang masih menenun khususnya sarung sutra (Lipa Sabbe). Selain sutranya yang kini sulit ditemukan, proses menenun melalui tahapan yang cukup panjang dan bagi sebagian besar orang \u00a0proses itu membosankan. \u00a0Kenyataan itu menjadikan semakin jarangnya warga yang mau menenun, sehingga saat ini sudah mulai langka menemukan warga yang masih bersedia menenun.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<figure id=\"attachment_1399\" aria-describedby=\"caption-attachment-1399\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/rumahhijaudenassa.fasttrack.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/RHD-MENENUN.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1399 size-medium\" src=\"https:\/\/rumahhijaudenassa.fasttrack.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/RHD-MENENUN-315x210.jpg\" alt=\"RHD. Warga sedang menenun sarung sutra (Lipa Sabbe)  di Rumah Hijau Denassa (RHD).\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/RHD-MENENUN-315x210.jpg 315w, https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/RHD-MENENUN-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/RHD-MENENUN.jpg 1111w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1399\" class=\"wp-caption-text\">RHD. Warga sedang menenun sarung sutra (Lipa Sabbe) di Rumah Hijau Denassa (RHD).<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<div>Untuk mendorong pelestarian budaya dan tradisi tenun, khususnya sarung sutra (lipa sabbe)\u00a0Rumah Hijau Denassa (RHD) akan melaksanakan kegiatan menenun bagi masyarakat luas. \u00a0Kegiatan akan dilaksanakan 25, 27, dan 29 Mei 2014, dimana \u00a0setiap hari kegiatan terbuka untuk umum. Setiap hari \u00a0dibagi dalam dua tahap \u00a0masing-masing: (1) penjelasan filosofi, corak, nama peralatan, dan proses menenun; dan (2) praktik.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Peserta akan didampingi warga yang masih aktif menenun hingga sekarang. Bahan yang digunakan terbuat dari sutra.\u00a0Setiap calon \u00a0peserta memilih waktu pelaksanaan kegiatan sesuai jadwal yang ada. Peserta dapat mengikuti kegiatan lebih dari satu hari. \u00a0\u00a0Setiap hari dikenakan biaya Rp. 30.000,- untuk proses belajar (tidak termasuk makan dan minum).<\/div>\n<\/div>\n<p>Peserta dapat membawa makanan dan minuman sendiri dengan ketentuan, tempat minuman bukan\u00a0 dari bahan sekali pakai\u00a0 dan makanan tidak berpotensi menimbulkan sampah anorganik. Atau peserta dapat memesan makanan ekologis pada kedai yang tersedia di RHD.<\/p>\n<\/div>\n<div>Untuk mendukung RHD sebagai\u00a0kawasan konservasi para peserta wajib mematuhi aturan di RHD, (1) membuang sampah pada tempatnya sesuai kategori sampahnya (Hijau untuk sampah organik, Biru untuk sampah kertas; Kuning untuk sampah plastik; dan Merah untuk sampah besi); \u00a0(2) tidak merokok disembarang tempat; (3) tidak menginjak, mencabut, dan memetik tanaman, bunga, dan buah; (4) tidak mengganggu hewan.<\/div>\n<p>Kegiatan berlangsung di RHD Jl. Borongtala No. 58 A Kelurahan Tamallayang, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa. Untuk informasi selanjutnya dapat menghubungi \u00a0RHD melalui\u00a0telepon 0411 5797597 dan 0418 2327529. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>RHD. \u00a0Menenun mengajarkan fokus, sabar, teliti, dan kreatif \u00a0khususnya dalam mengatur corak sehingga puluhan tahun&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1399,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,3],"tags":[],"class_list":["post-1398","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-agenda","category-kegiatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1398","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1398"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1398\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1399"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1398"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1398"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1398"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}