{"id":1761,"date":"2015-05-12T21:46:18","date_gmt":"2015-05-12T14:46:18","guid":{"rendered":"https:\/\/rumahhijaudenassa.fasttrack.co.id\/?p=1761"},"modified":"2021-10-04T07:58:27","modified_gmt":"2021-10-03T23:58:27","slug":"jamur-pisang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/?p=1761","title":{"rendered":"Jamur Pisang"},"content":{"rendered":"<p>RHD.\u00a0Jamur dalam bahasa Makassar disebut Pippisi. \u00a0Kita mengenal banyak jenis jamur, sring diklasifikasi \u00a0secara sederhana melalui tempat tumbuh, warna, dan manfaatnya. Sebagian dari kita membedakan jamur secara sederhana, dapat dikonsumsi dan tidak untuk dikonsumsi. Jamur yang dihindari untuk dikonsumsi lazimnya karena mengandung zat berbahaya bagi tubuh manusia, warnanya sering mencolok terang sebagai sinyal tumbuhan itu berbahaya.<\/p>\n<p>Secara kultural jamur \u00a0telah dimanfaatkan ribuan tahun oleh umat manusia, dengan tujuan sebagai penawar (obat) maupun sumber pangan. Berbagai hasil penelitian membantu kita mengetahui lebih banyak rahasia \u00a0tentang jamur. Diantaranya \u00a0bisa meningkatkan produksi dan aktifasi sel-sel darah dalam tubuh manusia.<\/p>\n<p>Jamur\u00a0mengandung banyak zat yang dibutuhkan tubuh kita \u00a0seperti kandungan protein yang tinggi, \u00a0kandungan karbohidrat, vitamin (B1, B2, B3, B5, B7, \u00a0hingga C), \u00a0kaya mineral, kalsium, zat besi, Mg, fosfor, K, P, S, Zn, asam folat yang tinggi untuk\u00a0mengurangi anemia.\u00a0Jamur juga mengandung zat <em>glucan<\/em> yang bermanfaat sebagai antioksi, \u00a0anti tumor, \u00a0meningkatkan\u00a0imunitas, \u00a0anti virus , antibakteri, dan membunuh cacing. Sangat baik untuk pencernaan karena kaya serat. Jamur juga baik untuk perawatan tubuh karena mengandung <em>pleuran<\/em>\u00a0yang berfungsi sebagai zat untuk perawatan wajah, \u00a0sebab mengikat air untuk \u00a0melembabkan kulit dan berguna sebagai anti inflamasi.<\/p>\n<p>Informasi terbaru \u00a0beberapa jamur diketahui mengandung\u00a0zat <em>flofastin<\/em> \u00a0yang tinggi sehingga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.\u00a0Salah satu jamur yang mengandung banyak flofastin yakni jamur pisang. Jamur jenis ini tumbuh di bonggol pisang baik yang telah potong batangnya karena dipanen maupun yang masih utuh berdiri. Mengandung banyak air, itu sebabnya cepat membusuk dan layu. Usianya sekitar tiga hingga lima hari sejak muncul hingga\u00a0mekar.<\/p>\n<figure id=\"attachment_3093\" aria-describedby=\"caption-attachment-3093\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/rumahhijaudenassa.fasttrack.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/rhd-koleksi-jamur-pisang-pippisi-unti-yang-tumbuh-rutin-di-Rumah-Hijau-Denassa-RHD-salah-satu-sumber-pangan-penuh-manfaat.-Foto.-Darmawan-Denassa..jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-3093\" src=\"https:\/\/rumahhijaudenassa.fasttrack.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/rhd-koleksi-jamur-pisang-pippisi-unti-yang-tumbuh-rutin-di-Rumah-Hijau-Denassa-RHD-salah-satu-sumber-pangan-penuh-manfaat.-Foto.-Darmawan-Denassa.-315x210.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/rhd-koleksi-jamur-pisang-pippisi-unti-yang-tumbuh-rutin-di-Rumah-Hijau-Denassa-RHD-salah-satu-sumber-pangan-penuh-manfaat.-Foto.-Darmawan-Denassa.-315x210.jpg 315w, https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/rhd-koleksi-jamur-pisang-pippisi-unti-yang-tumbuh-rutin-di-Rumah-Hijau-Denassa-RHD-salah-satu-sumber-pangan-penuh-manfaat.-Foto.-Darmawan-Denassa.-768x512.jpg 768w, https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/rhd-koleksi-jamur-pisang-pippisi-unti-yang-tumbuh-rutin-di-Rumah-Hijau-Denassa-RHD-salah-satu-sumber-pangan-penuh-manfaat.-Foto.-Darmawan-Denassa..jpg 777w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-3093\" class=\"wp-caption-text\">RHD. Jamur Pisang (Pippisi Unti) yang Tumbuh Rutin di Rumah Hijau Denassa (RHD) Salah Satu Sumber Pangan Penuh Manfaat. (Foto. Darmawan Denassa).<\/figcaption><\/figure>\n<p>Jamur pisang berwana coklat tua pada ujung <em>pileus<\/em>\u00a0(tudung) dan putih kecoklatan pada seluruh lingkar tudung. Seperti kebanyakan jamur, saat mekar akan tampak seperti payung.\u00a0Dibalik tudung itu terdapat bilah dan kumpulan bilah tersusun rapi dan terasa lembut jika disentuh.<\/p>\n<p>Jamur pisang tumbuh dengan menyerap zat organik dari batang pisang yang banyak mengandung air. Jamur kemudian mengambil zat \u00a0yang dibutuhkan melalui hifa dan miseliumnya. Cuaca lembab dalam jangka waktu panjang akan memudahkan tumbuhan ini berkembang dan mudah ditemui.<\/p>\n<p>Bagian jamur pisang yang konsumsi sama dengan ragam jamur lain yang dapat dimakan, yakni tudung hingga batang (stipe). Sejak kecil saya telah dikenalkan dengan jamur ini. Sangat muda ditemui, karena hanya akan tumbuh di bonggol atau batang pisang yang mulai lapuk. Bisanya dibuat sayur bening (bala-balante: Makassar) dicampur dengan aneka daun segar. Sejauh ini belum ada usaha membudidayakan jamur\u00a0jenis\u00a0ini, itu sebabnya tidak pernah diperjualbelikan, selain sifatnya yang cepat layu. (Darmawan Denassa).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>RHD.\u00a0Jamur dalam bahasa Makassar disebut Pippisi. \u00a0Kita mengenal banyak jenis jamur, sring diklasifikasi \u00a0secara sederhana&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1762,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,30],"tags":[],"class_list":["post-1761","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-koleksi","category-sayur"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1761","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1761"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1761\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1762"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1761"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1761"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1761"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}