{"id":1766,"date":"2015-05-14T22:38:09","date_gmt":"2015-05-14T15:38:09","guid":{"rendered":"https:\/\/rumahhijaudenassa.fasttrack.co.id\/?p=1766"},"modified":"2015-05-14T22:44:59","modified_gmt":"2015-05-14T15:44:59","slug":"papilio-demolion","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/?p=1766","title":{"rendered":"Papilio Demolion"},"content":{"rendered":"<p>RHD. Kawasan Mamminasata (Makassar, Maros, Gowa\/Sungguminasa, dan Takalar) merupakan kawasan yang pernah menjadi surga bagi ragam kupu-kupu. Berkurangnya tempat yang bisa menjaga habitat kupu-kupu hidup dan berkembang menjadi tantangan utama untuk menjaganya. Kini tersisa Maros yang dikenal dengan ragam kupu-kupunya dalam kawasan ini. Habitatnya ada di gugusan pegunungan karts yang membentang dari Maros hingga ke Kabupaten Pangkep di utara, \u00a0kawasan ini telah dilindungi melalui penetapan Taman Nasional (TN) Bantimurung-Bulusaraung. Oleh karena itu, telah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga kawasan itu, baik untuk menyelamatkan aneka kupu-kupu yang spesiesnya banyak endemik, maupun melindungi semua flasma nutfah yang ada di sana.<\/p>\n<p>Sebagai mahluk hidup dengan mobilitas yang cukup tinggi, kupu-kupu akan muda ditemukan dimana saja. Termasuk di Rumah Hijau Denassa (RHD), di kawasan konservasi ini dapat ditemui ragam kupu-kupu baik warna, bentuk, hingga ukuran. Kawasan ini juga menjadi tempat aneka kupu-kupu kawin, sehingga\u00a0akan mudah ditemui aneka ulat yang akan berubah menjadi \u00a0kupu-kupu yang indah dan lucu.<\/p>\n<p>Salah satunya adalah\u00a0<em>Papilio demolion<\/em>, kupu-kupu ini berwarna hitam dengan bercak-bercak putih berjejer rapi pada sayapnya.\u00a0Dengan lebar sayap sekitar 75\u201395 mm\u00a0atau 4 \u2013 5 cm. Kupu-kupu ini dikenal dengan nama lain\u00a0<em>Banded Swallowtail.\u00a0<\/em><\/p>\n<figure id=\"attachment_1767\" aria-describedby=\"caption-attachment-1767\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/rumahhijaudenassa.fasttrack.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/RHD.-Papilio-demolion-baru-lepas-dari-kepompongnya-di-Rumah-Hijau-Denassa-foto-Darmawan-Denassa.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1767 size-medium\" src=\"https:\/\/rumahhijaudenassa.fasttrack.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/RHD.-Papilio-demolion-baru-lepas-dari-kepompongnya-di-Rumah-Hijau-Denassa-foto-Darmawan-Denassa-315x177.jpg\" alt=\"RHD. Papilio demolion baru lepas dari kepompongnya di Rumah Hijau Denassa (foto: Darmawan Denassa)\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/RHD.-Papilio-demolion-baru-lepas-dari-kepompongnya-di-Rumah-Hijau-Denassa-foto-Darmawan-Denassa-315x177.jpg 315w, https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/RHD.-Papilio-demolion-baru-lepas-dari-kepompongnya-di-Rumah-Hijau-Denassa-foto-Darmawan-Denassa.jpg 777w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1767\" class=\"wp-caption-text\">RHD. Papilio demolion baru lepas dari kepompongnya di Rumah Hijau Denassa (foto: Darmawan Denassa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kupu-kupu ini telah teridentifikasi sejak 2007, saat pertama kali RHD dirintis. Setiap tahun selalu ditemui di kawasan ini. Bahkan beberapa kali ditemui baru selesai bermetamorfosis sehingga masih lemah dan belum bisa terbang dengan sempurna. (Darmawan Denassa)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>RHD. Kawasan Mamminasata (Makassar, Maros, Gowa\/Sungguminasa, dan Takalar) merupakan kawasan yang pernah menjadi surga bagi&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1767,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-1766","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hewan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1766","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1766"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1766\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1767"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1766"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1766"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1766"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}