{"id":1873,"date":"2016-01-20T14:36:29","date_gmt":"2016-01-20T07:36:29","guid":{"rendered":"https:\/\/rumahhijaudenassa.fasttrack.co.id\/?p=1873"},"modified":"2016-02-05T14:42:49","modified_gmt":"2016-02-05T07:42:49","slug":"membibit-bayur-di-rhd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/?p=1873","title":{"rendered":"Pemuda Tiga Negara Membibit Tanaman Lokal di RHD"},"content":{"rendered":"<p>RHD. Tiga\u00a0anggota AIESEC dari Jerman, Srilangka, dan China mengunjungi\u00a0Rumah Hijau Denassa (RHD) pada 19-23 Januari 2015.\u00a0Mereka mengikuti beberapa kegiatan seperti Outing Class, membuat kue tradisional, dan membibit.<\/p>\n<figure id=\"attachment_1874\" aria-describedby=\"caption-attachment-1874\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/rumahhijaudenassa.fasttrack.co.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pemuda-dari-Tiga-Negara-Membenih-Tumbuhan-Lokal-di-Rumah-Hijau-Denassa-23.1.2016.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-1874\" src=\"https:\/\/rumahhijaudenassa.fasttrack.co.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pemuda-dari-Tiga-Negara-Membenih-Tumbuhan-Lokal-di-Rumah-Hijau-Denassa-23.1.2016-315x206.jpg\" alt=\"Pemuda dari Tiga Negara Membenih Tumbuhan Lokal di Rumah Hijau Denassa (23.1.2016)\" width=\"300\" height=\"196\" srcset=\"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pemuda-dari-Tiga-Negara-Membenih-Tumbuhan-Lokal-di-Rumah-Hijau-Denassa-23.1.2016-315x206.jpg 315w, https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pemuda-dari-Tiga-Negara-Membenih-Tumbuhan-Lokal-di-Rumah-Hijau-Denassa-23.1.2016-768x502.jpg 768w, https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pemuda-dari-Tiga-Negara-Membenih-Tumbuhan-Lokal-di-Rumah-Hijau-Denassa-23.1.2016-1024x669.jpg 1024w, https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pemuda-dari-Tiga-Negara-Membenih-Tumbuhan-Lokal-di-Rumah-Hijau-Denassa-23.1.2016.jpg 1111w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1874\" class=\"wp-caption-text\">Pemuda dari Tiga Negara Membenih Tumbuhan Lokal di Rumah Hijau Denassa (23.1.2016)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sabtu, 23\/1 Praveeni Senanayake dari Srilangka, Anna Lena Gerdes dari Jerman, dan Zheng Yu Jing dari China bersama pendamping dari Makassar membibit beberapa tumbuhan lokal Sulawesi seperti Bitti, Uru, Bayur, dan lainnya. Kegiatan ini berlangsung di halaman depan RHD bersama Darmawan Denassa, pendiri dan pemilik kawasan konservasi dan tempat belajar bersama yang didirikan secara swadaya ini.<\/p>\n<p>Diawali menyiapkan perlengkapan, wadah, dan cara mencampur media tanam. \u201cKami ajarkan pula cara memindahkan benih yang tumbuh secara alami agar dapat tumbuh optimal\u201d Darmawan Denassa.<br \/>\nSemua peserta kemudian terlibat aktif dalam proses dengan cukup antusias. \u201cDenassa, apa campuran media tanam yang digunakan?\u201d tanya Praveeni dari Srilangka dalam bahasa Inggris. Tanah humus, pupuk kandang, dan sekam jelas Denassa.<\/p>\n<p>Dalam sesi ini Denassa juga menjelaskan wadah yang digunakan merupakan benda pakai ulang dari sisa gelas air mineral. \u201cJika benda seperti ini tidak dimanfaatkan dan tinggal di tanah akan mencemari kemurnian tanah, jika dibakar akan berdampak buruk pada udara dan ozon\u201d jelas Denassa.<\/p>\n<p>Ketiga peserta sedang mengikuti projek Green Generation, yang bertujuan memperkenalkan kultur warga Sulsel dan Sulbar, khususnya yang berdampak positif pada keberlanjutan dan lingkungan hidup.<\/p>\n<p>AIESEC sendiri merupakan organisasi nirlaba yang dikelola oleh pemuda pada 125 negera di dunia. Bertujuan memediasi pemuda saling berkomunikasi dan saling mendukung untuk proses belajar berbagai hal termasuk kepemimpinan dan saling memahami budaya. Setelah sepekan tinggal di RHD mereka melanjutkan perjalanan ke Bantaeng. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>RHD. Tiga\u00a0anggota AIESEC dari Jerman, Srilangka, dan China mengunjungi\u00a0Rumah Hijau Denassa (RHD) pada 19-23 Januari&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1874,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-1873","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kunjungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1873","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1873"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1873\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1874"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1873"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1873"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1873"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}