{"id":54,"date":"2012-09-17T13:42:00","date_gmt":"2012-09-17T13:42:00","guid":{"rendered":"https:\/\/rumahhijaudenassa.fasttrack.co.id\/belajar-pada-balaburu.html"},"modified":"2013-07-06T10:02:57","modified_gmt":"2013-07-06T10:02:57","slug":"belajar-pada-balaburu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/?p=54","title":{"rendered":"Belajar pada Balaburu"},"content":{"rendered":"<div dir=\"ltr\" trbidi=\"on\">\n<div><span><span>RHD<\/span><span>.<\/span> Peserta didik  Kelas Komunitas <b><span>Rumah Hijau Denassa<\/span><\/b> (<b>RHD<\/b>) sejak pukul 06.30 telah  berkumpul di tiga tempat, masing-masing SDN Kalase&#8217;rena, SDN  Rappokaleleng, dan RHD. Hari ini (Ahad 16 September 2012) disepakati kunjungan belajar bersama di <\/span><span>Balaburu<\/span><span>. Kunjungan ini merupakan bagian dari proses belajar mengajar untuk mendorong peserta didik mengenal wilayah sekitar, belajar sambil bermain, peduli lingkungan khususnya peran penting tanaman dan fungsi hutan.<\/span><br \/><a name=\"more\"><\/a><\/div>\n<table cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td><a href=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-7wp4NIo2tM0\/UIlA_jhQx-I\/AAAAAAAAAIg\/mmgmDLQjSU4\/s1600\/RHD;+Kelas+Komunitas.JPG\" imageanchor=\"1\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" height=\"266\" src=\"https:\/\/rumahhijaudenassa.fasttrack.co.id\/wp-content\/uploads\/2012\/09\/RHD+Kelas+Komunitas.jpg\" width=\"400\"><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<tr align=\"left\">\n<td>Kelas Komunitas Rumah Hijau Denassa (RHD) belajar di Balaburu (16\/9\/2012)<br \/><span>Foto: DN<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<div><span><br \/><\/span><\/div>\n<div><span>Sampai <\/span><span>tahun 60-an, <\/span><span>Baluburu<\/span><span> masih merupakan kawasan hutan yang dihuni berbagai satwa seperti monyet, babi, aneka burung, dan satwa lain. Karena pohon-pohonya ditebang maka hutan menjadi hilang dan satwa yang ada meninggalkan kawasan ini. Balaburu kemudian dijadikan Desa Sapta Marga\u00a0 (Destamar) menjadikan kawasan ini sebagai tempat pemungkinan warga, khususnya anggota ABRI.\u00a0<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span>Kontur tanah Balaburu berbentuk perbukitan yang banyak ditumbuhi batu-batu cadas. Terlihat jelas jika kita berdiri dari arah barat kawasan ini.<\/span><\/div>\n<p><a href=\"http:\/\/www.blogger.com\/blogger.g?blogID=2836064257445835502\" name=\"more\"><\/a>  <\/p>\n<div><\/div>\n<div><span>Saat ini Balaburu menjadi salah satu lingkungan dari Kelurahan\u00a0 Kalase\u2019rena Kec. Bontonompo. Kab. Gowa. Sejak tahun 70-an Balaburu \u00a0menjadi salah satu kawasan yang dilanda kekeringan di musim kemarau. Sebagian warga kesulitan mendapat air bersih pada bulan Juli-Nopember.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span>Kondisi ini  menjadi media ajar yang tepat mendorong peserta didik Kelas Komunitas  yang berasal dari Kalase\u2019rena, Sela, Rappokaleleng, Bontocaradde, Borongtala,  dan Bontorikong\u00a0 untuk memahami pentingnya fungsi hutan. Peserta yang ikut  kegiatan 39 orang didampingi Nurlina, Mursal, Rijal, Alwiah, dan Agus  \u00a0relawan RHD. Belajar bersama mengidentifikasi tanaman yang saat ini masih tumbuh  di Balaburu. \u00a0Peserta diajak membandingkan perasaan mereka berjalan di  jalan tanpa pohon dengan ketika mereka berteduh dibawah pohon. \u00a0Kami  juga \u00a0mengunjungi sungai kecil sebagai sumber air \u00a0bagi \u00a0yang terletak  diperbatasan Gowa dan Takalar.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span>Peserta dan  pendamping menempuh perjalanan enam kilo meter dengan berjalan kaki. Pukul 7.15 peserta berjalan dari SDN Kalase&#8217;rena, menyusuri jalan raya Kalase&#8217;rena &#8211; Balaburu sekitar 700 meter kemudian memilih jalan arah Tompobiring. Para peserta kemudian berjalan di atas jalan tanah yang menguhungkan Balaburu dengan Tompobiring.<\/span><\/div>\n<div><span><br \/><\/span><\/div>\n<div><span>Tompobiring merupakan sebuah tempat di Sungai Giring-Giring yang sering dikunjungi warga sekitar, karena terdapat gugusan batu cadas yang menjadikan air sungai bercabang dan berundak. <\/span><\/div>\n<div><span><br \/><\/span><\/div>\n<div>\n<div><a href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-MkE1Ra51yKI\/UIlC1yTGYpI\/AAAAAAAAAIo\/4MgAIIbS9No\/s1600\/Kelas+Komunitas+di+Balaburu.JPG\" imageanchor=\"1\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" height=\"213\" src=\"https:\/\/rumahhijaudenassa.fasttrack.co.id\/wp-content\/uploads\/2012\/09\/Kelas+Komunitas+di+Balaburu.jpg\" width=\"320\"><\/a><\/div>\n<p><span>Perjalanan diselingi dengan belajar mengidentifikasi tanaman yang dilewati. Di pertengahan perjalanan peserta singgah berteduh di sebuah tempat peristirahatan di sawah.\u00a0 <\/span><\/p>\n<p><span>Dibawah terik  dan sesekali kepulan debu yang dibawa angin kemarau. Perjalanan memang  menguras tenaga tapi suasana tetap bersemangat karena perjalanan diselingi permainan serta  menyanyikan lagu-lagu Kelas Komunitas seperti makrencong-rencong, tepuk  tangan, dll.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span>Kelas Komunitas untuk tahun ini akan melanjutkan  petualangan di laut, \u00a0gunung, dan kampung lain sebagai wahana belajar yang akan membantu mereka merefleksikan pentingya peduli  lingkungan dan kebersamaan. \u00a0Pembelajaran di objek-objek itu merupakan  penguatan dari proses belajar di RHD sebagai tempat pembelajaran utama.<\/span><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>RHD. Peserta didik Kelas Komunitas Rumah Hijau Denassa (RHD) sejak pukul 06.30 telah berkumpul di&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":479,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-54","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/54","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=54"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/54\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/479"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=54"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=54"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahhijaudenassa.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=54"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}