PKO Mengantar Mahasiswa Akpar ke RHD

RHD. Tugas Mata Kuliah (MK) Perencanaan Ekologi Pariwisata, bagi para massiwa Akademi Pariwisata (Akpar) disingkat dengan PKO, yang diasuh Syafruddin dan Surya Dewi, menjadi  alasan mengapa empat orang mahasiswa Akpar Makassar berkunjung ke Rumah Hijau Denassa (RHD) Sabtu, 28 Maret 2015.  Pagi itu, mereka disambut Darmawan Denassa, di Bimbi Room. Kunjungan kali ini merupakan yang kedua kalinya, sebelumnya dua orang dari mereka telah berkunjung (20/03) sepekan lalu  dan menyampaikan akan berkunjung kembali dengan kelompoknya.

Mahasiswa Akademi Pariwisata (Apar) Makassar yang berkunjung ke Rumah Hijau Denassa (28.03.2015)

Mahasiswa Akademi Pariwisata (Apar) Makassar yang berkunjung ke Rumah Hijau Denassa (28.03.2015)

Keempat mahasiswa ini sedang melaksanakan tugas perencanaan kunjungan pariwisata untuk destinasi ekologi pariwisata atau ekowisata.  Mereka mengetahui RHD melalui informasi di sosial media. Dalam bincang-bincang yang berlangsung sekitar 90 menit itu mereka mengajukan beberapa pertanyaan salah satunya latar belakang pendirian RHD.

“Mulai berkurangnya plasma nutfah yang pernah ada di Mamminasata dan Wallacea secara luas salah satu alasan utama kami mendirikan RHD” ungkap Denassa, saat Achlan Fahlevi, salah satu dari tim kecil mereka. Mereka juga bertanya tentang fasilitas, pengunjung, dan rencana pengembangan.

Ekowisata merupakan pengembangan pariwisata melalui peningkatan kualitas lingkungan, alam, dll tanpa menimbukkan dampak negatif pada lingkungan, pariwisata ini dikenal pula dengan nama sustainable tourism. “RHD sangat sejalan dengan ini bahkan sangat membantu kelestarian flora fauna kita, sangat cocok untuk destinasi ekowisata di Sulsel” kata Achlan setelah sesi tanya jawab.

Darmawan Denassa bersama Achlan di Area Konservasi samping Bimbi Room Rumah Hijau Denassa (RHD)

Darmawan Denassa bersama Achlan di Area Konservasi samping Bimbi Room Rumah Hijau Denassa (RHD)

Dalam bincang-bincang yang berlangsung sekitar 90 menit itu, Denassa juga menyampaikan beberapa mimpinya pada pengembangan RHD. Peningkatan kualitas pelibatan warga, perluasan lahan konservasi, penambahan area permainan tradisional, peningkatan pengolahan lahan pertanian, dan penyedian fasilitas pendukung.

“Kami boleh lihat-lihat Pak?” pinta mereka, yang diikuti persetujuan dari Denassa (*)

There are no comments yet, add one below.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*